<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>blog &#124; tentangbali.com</title>
	<atom:link href="http://www.tentangbali.com/blog/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.tentangbali.com/blog</link>
	<description>tentangbali.com</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Oct 2011 06:02:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>GTD (guaranteed booking)</title>
		<link>http://www.tentangbali.com/blog/?p=20</link>
		<comments>http://www.tentangbali.com/blog/?p=20#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Oct 2011 05:42:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardhitj1206</dc:creator>
				<category><![CDATA[pariwisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tentangbali.com/blog/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Originally Posted by Bali Option GTD BOOKING (Hotel) GTD (Guaranteed Booking) adalah sebuah Condition/persyaratan dimana sebuah bookingan begitu di confirmed langsung terguaranteed. Hal-hal yang menimbulkan GTD Bookinga adalah: - Last Minut Booking (Booking hari ini buat check In besok) - &#8230; <a href="http://www.tentangbali.com/blog/?p=20">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Originally Posted by Bali Option<br />
GTD BOOKING (Hotel)</p>
<p>GTD (Guaranteed Booking) adalah sebuah Condition/persyaratan dimana sebuah bookingan begitu di confirmed langsung terguaranteed. <span id="more-20"></span></p>
<p><strong>Hal-hal yang menimbulkan GTD Bookinga adalah:</strong><br />
- Last Minut Booking (Booking hari ini buat check In besok)<br />
- High/Peak Season Periode (Periode yang sangat padat peminatnya)</p>
<p><strong>Konsekwensi</strong><br />
- Bookingan yang terconfirmed GTD, karna alasan apapun baik di Cancel/batal atau no show, maka maka harus tetap melakukan full payment.<br />
- Dalam hal bookingan yang lebih dari 2 Nights, bila pemberitahuan pembatalan sebelum tgl check In, kemungkinan bisa dikenakan 1 night cancellation (kebijakan ini sangat tergantung dari kebijakan management hotel yg bersangkutan), namun bila terjadi pembatalan/now show tanpa pemberitahuan, maka bisa dipastikan akan terkena whole periode payment.</p>
<p><strong>Urgent info for Seller and Buyer Considering to GTD Booking:</strong><br />
1. Seller harus info ke Buyer (sebelum melakukan reservation) bahwa bookingan GTD bila Confirmed.<br />
2. Buyer haraf memaklumi, bahwa Seller memiliki resiko finalty (full payment / Cancellation fee) bila Buyer membatalkan GTD Booking secara sepihak.<br />
3. Buyer segera informasikan ke Seller bila ada perubahan mendadak, agar Seller bisa mempollow Up dengan segera guna meminimize Finalty.</p>
<p><strong>Tips</strong><br />
Seller &#8211; Segera Dapatkan Full payment begitu Voucher sudah diissued.<br />
Buyer &#8211; Segera Crosscheck ke Hotel begitu Buyer sudah menerima Hotel Voucher dan dilanjutkan dengan payment ke Seller.</p>
<p>Silahkan Para Juragan untuk menambahkan bila memiliki Idea dan Tips lainya. thks.</p>
<p>sumber http://www.kaskus.us/member.php?u=413801</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tentangbali.com/blog/?feed=rss2&#038;p=20</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>proses reservasi hotel via travel agent</title>
		<link>http://www.tentangbali.com/blog/?p=17</link>
		<comments>http://www.tentangbali.com/blog/?p=17#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Oct 2011 05:31:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardhitj1206</dc:creator>
				<category><![CDATA[pariwisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tentangbali.com/blog/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Originally Posted by Bali Option Syarat dan ketentuan Reservasion dan Booking Conditions FJB Tour and Travel (Hotel, Ticket, Tour dll.) Dalam melakukan Reservasi atau booking, baik buyer ataupun seller tetap mengutamakan TRUST atau KEPERCAYAAN, secara product utama dari sebuah Travel &#8230; <a href="http://www.tentangbali.com/blog/?p=17">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Originally Posted by Bali Option<br />
Syarat dan ketentuan Reservasion dan Booking Conditions FJB Tour and Travel (Hotel, Ticket, Tour dll.)<br />
Dalam melakukan Reservasi atau booking, baik buyer ataupun seller tetap mengutamakan TRUST atau KEPERCAYAAN, secara product utama dari sebuah Travel Agent adalah SERVICE (abstract thing).<br />
Namun untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan oleh kedua belah pihak, minimal standarisasi data base masing masing sangat dibutuhkan.<span id="more-17"></span><br />
berikut sedikit data-data yang akan membuat Buyer dan Seller merasa terproteksi (refrensi Seller di Lounge oleh JackItem):<br />
Data Buyer untuk Seller:<br />
- Nama dan lokasi hotel yang buyer minati (Nama Airline dan Jam terbang untuk pesawat)<br />
- Nama anda (lebih aman pakai nama sesuai KTP/ID Card org yang akan Check In)<br />
- Periode of stay &#8211; tgl check In dan tgl check out (Tgl terbang untuk Airline)<br />
- Room Type: Standard, Superior, Deluxe dll.(beberapa hotel menamai kamar mereka dengan nama pilihan mereka sendiri)<br />
- Alamat E-Mail dan atau IM.<br />
- Nomer Contact. (Tlp.HP. nomer Fax..dll &#8211; boleh salah satu yang penting aktif)<br />
Data Seller untuk Buyer:<br />
- Nama dan Alamat Travel Agent<br />
- Nama Staff yang in charge dengan buyer<br />
- Alamat E-Mail dan atau IM.(Buyer akan merasa lebih secure bila Travel agent menggunakan alamat e-mail yang bukan dari free mail seperti yahoo, gmail dll)<br />
- Nomer Contact. (Tlp.Kantor, HP Staff. Nomer Fax.Kantor)<br />
Flow of Reservation/Booking.<br />
Setelah melalui corespondent antara buyer dan seller. dan buyer memutuskan untuk booking, maka:<br />
- Buyer memberikan data ke Seller (Hotel pilihan, Room pilihan, periode of stay, nama yang akan check in, alamat e-mail, No. Tlp/HP)<br />
- Seller memfollow Up dan melakukan booking ke Hotel requested.<br />
- Seller menginformasikan ke Buyer status bookingan (Confirmed atau fully booked) serta nama staff Hotel yg mengconfirmed.<br />
- Buyer mengonfirmasi bookingan.<br />
- Seller menerbitkan Voucher dan Invoice kemudian delivery ke Buyer(COD of send by mail)<br />
- Buyer melakukan Chroscheck ke hotel atas status bookingannya sebelum melakukan payment.<br />
- Buyer melakukan payment, dan menyimpan bukti payment/transfer. dan informasikan ke Seller.<br />
- Seller melakukan Chrosscheck ke Bank accountnya. Kemudian memberikan tanda Paid atau DP di file Buyer yg ada pada Seller.<br />
Flow of Check In.<br />
- Buyer membawa Voucher yg didapat dari Seller (Print out bila dari e-mail) dan memberikan ke Receptionist Hotel<br />
- Receptionist meberikan Registrasi Form yang harus diisi oleh Buyer sesuai Identitas yang tertera di Voucher dan ID Card.<br />
- Receptionist memberikan Kunci kamar dan kupon B&#8217;Fast (jumlah Kupon B&#8217;Fast tergantung long of stay dan type of booking, single, Double atau Triple)<br />
- Receptionist akan meminta seorang Bell Boy untuk mengantar Buyer menuju kamarnya serta akan menjelaskan posisi pasilitas yang ada di kamar.<br />
Flow of Check Out.<br />
Pada hari terakhir Buyer di Hotel, umumnya pada jam 12 an siang (Check Out Time)<br />
- Buyer membereskan barangnya dan memanggil Bell Boy untuk membantu membawanya ke Loby Hotel.<br />
- Buyer menyerahkan kunci kamar ke Receptionist dan melakukan billing check.<br />
- Receptionist akan memberikan bill atau tagihan yang tidak dicover oleh Voucher Hotel (Loundry, Telephone, Room Service dll)<br />
- Dalam hal semua telah beres, Buyer menuju Bellboy untuk pengambilan barang Buyer dan membantu untuk untuk pemanggilan Mobil atau Taxi serta membantu memasukan barang buyer ke mobil<br />
- Tipping Room Service dan Bellboy (umumnya not requested tapi expected and apprecieted)</p>
<p>sumber http://www.kaskus.us/member.php?u=413801</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tentangbali.com/blog/?feed=rss2&#038;p=17</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berapa Hari yang Dibutuhkan untuk Jalan-jalan?</title>
		<link>http://www.tentangbali.com/blog/?p=11</link>
		<comments>http://www.tentangbali.com/blog/?p=11#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Sep 2011 08:12:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardhitj1206</dc:creator>
				<category><![CDATA[pariwisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tentangbali.com/blog/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Berapa Hari yang Dibutuhkan untuk Jalan-jalan? Oleh Trinity Saat merencanakan cuti untuk jalan.jalan. seringkali kita malah tidak tahu berapa hari yang dibutuhkan meski destinasi sudah ditentukan Padahal menentukan durasi perjalanan itu penting Kebanyakan dan kita berharap dapat mengunjungi banyak tempat &#8230; <a href="http://www.tentangbali.com/blog/?p=11">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berapa Hari yang Dibutuhkan untuk Jalan-jalan?<br />
Oleh Trinity</p>
<p>Saat merencanakan cuti untuk jalan.jalan. seringkali kita malah tidak tahu berapa hari yang dibutuhkan meski destinasi sudah ditentukan Padahal menentukan durasi perjalanan itu penting<br />
Kebanyakan dan kita berharap dapat mengunjungi banyak tempat dan melihat banyak hal dalam satu perjalanan Namun harus disadari. tidak semua tempat bisa dipukul rata dalam hal durasi mengunjunginya Ada tempat yang bisa dilihat dalam waktu satu jam, ada yang beberapa jam. tapi ada juga yang seharian penuh.<br />
Tanpa perencanaan, seringkali kita akan terbirit-birit di satu tempat. sementara di tempat lain mati gaya tidak tahu mau berbuat apa. Sebenarnya menentukan berapa lama sebaiknya kita menghabiskan waktu di satu daerah bisa didapat jika kita memetakan” destinasi dengan baik Pelajarilah secara detail destinasi liburan Anda Makin tidak jelas suatu destinasi harus makin detail info yang Anda gali Berikut ini beberapa cara memetakan destinasi: <span id="more-11"></span></p>
<p>Luas area dan sarana transportasi<br />
Kita ambil contoh destinasi Yogyakarta dan sekitarnya Area inti kota ini sebenarnya tidak terlalu luas. sehingga bepergian dan satu tempat ke tempat lain tak memerlukan banyak waktu. Sarana transportasi pun mudah didapat dengan banyak pilihan: bus umum. taksi. motor atau mobil sewaan.<br />
Namun bagaimana dengan lalu lintasnya? Ada daerah dan waktu tertentu yang sering macet, contohnya di Maliboro sore hani berarti Anda harus cermat memilih waktu kunjungan ke daerah tersebut. Sedangkan daerah wisata yang terletak di luar kota (candi Borobudur, misalnya) tentu membutuhkan waktu tempuh lebih aman.<br />
Menentukan skala prioritas<br />
Dan sekian banyak daerah wisata yang ada di Yogyakarta mana yang akan Anda kunjungi? Jika jawaban Anda adalah semuanya. maka Anda perlu menentukan skala prioritas<br />
Seandainya mengunjungi candi menjadi priontas utama. buatlah daftar candi yang akan Anda kunjungi, luas tiap candi dan lokasinya Catat juga apakah Anda menginginkan hal spesifik seperti menonton sendratari Ramayana pada malam hari di candi Prambanan Dan situ Anda bisa melihat berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk keseluruhan kunjungan ke candi. Bisa jadi Anda akan menghabiskan waktu lebih dan satu hari hanya untuk melihat candi — mengingat banyaknya candi di sekitar Yogyakarta<br />
Ukur kemampuan fisik<br />
Jalan-jalan memang mengasyikkan. tapi bukan beranti tidak melelahkan Jangan ngotot mau melihat banyak tempat tanpa menyisakan cukup waktu untuk istirahat Kalau Anda menghabiskan waktu dan pagi sampai malam untuk naik turun berbagai candi, berilah kesempatan tubuh Anda untuk sedikit santai keesokan hariinya dengan tur ningan.<br />
Jalan-jalan ke satu atau dua tempat di dalam kota sudah cukup. Mungkin bisa ditambah acara memanjakan diri sepenti pijat atau spa di sekitar penginapan Setelah selingan tur ningan satu hari. besoknya Anda bisa kembali segar untuk mengunjungi berbagai tempat lainnya<br />
Membuat rencana perjalanan<br />
Setelah mendapatkan gambanan dan tiga tahap di atas. Anda bisa membuat rencana perjalanan (itinerary) dengan detail lengkap dengan jadwal Jika ternyata waktu yang dibutuhkan lebih panjang dan waktu yang Anda sediakan, kurangilah tujuan yang hendak Anda kunjungi — jangan malah mengurangi waktu istirahat Kenyamanan penjalanan itu penting, termasuk nyaman dalam anti tidak kelelahan. Kalau dipaksakan. Anda bisa jadi malah jatuh sakit dan merepotkan semua orang.<br />
Memetakan destinasi memang tidak selalu mudah. apalagi kalau destinasi Anda adalah tempat terpencil dan kepastian alat transportasi sulit diandalkan Untuk kasus seperti itu, menyediakan beberapa hari tambahan/ cadangan adalah wajib hukumnya Jika tidak bisa ya jangan pergi ke sana<br />
Juga jangan nekat pergi ke beberapa kota dengan seabek tujuan kunjungan. Alhasil jalan-jalan bukan lagi acana “melihat dan menikmati” tap sekadan foto-foto untuk update status</p>
<p>Baca juga blog Trinity http://naked-traveler.com/</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tentangbali.com/blog/?feed=rss2&#038;p=11</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Minta Izin Orang Tua untuk Jalan-jalan?</title>
		<link>http://www.tentangbali.com/blog/?p=5</link>
		<comments>http://www.tentangbali.com/blog/?p=5#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Sep 2011 06:21:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardhitj1206</dc:creator>
				<category><![CDATA[pariwisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tentangbali.com/blog/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana Minta Izin Orang Tua untuk Jalan-jalan? OIeh Trinity Saya beruntung memiliki keluarga yang gemar berjalan-jalan dan karenanya mendukung hobi saya inii — apa pun jenisnya Jadi waktu saya masih bersekolah dulu. saya tidak pernah mengalami kesulitan dalam meminta izin &#8230; <a href="http://www.tentangbali.com/blog/?p=5">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana Minta Izin Orang Tua untuk Jalan-jalan?<br />
OIeh Trinity</p>
<p>Saya beruntung memiliki keluarga yang gemar berjalan-jalan dan karenanya mendukung hobi saya inii — apa pun jenisnya Jadi waktu saya masih bersekolah dulu. saya tidak pernah mengalami kesulitan dalam meminta izin orang tua untuk jalan-jalan<br />
Sayangnya tidak semua orang seberuntung saya Beberapa teman bahkan harus memutar otak jauh-jauh guna merancang strategi untuk meminta izin orang tua mereka. Kejadian ini tak hanya terjadi sewaktu mereka berumur belasan tahun. melainkan terus hingga mereka sudah lulus dan bekerja. <span id="more-5"></span></p>
<p>Kalau Anda merasa sulit mendapatkan izin dan orang tua untuk jalan-jalan. mungkin beberapa tips di bawah ini bisa membantu:<br />
1. Kelakuan positif<br />
Anak baik-baik” tentu lebih mudah dikabulkan permintaannya. Maka tunjukkan tingkah laku yang baik dan jauhkan din dan masalah. Sering bolos sekolah dan nilai buruk pastinya tidak akan memuluskan proses perizinan dengan orang tua. Kalau sehari-hari saja di rumah Anda banyak ulah dan menimbulkan masalah. apalagi jauh dan rumah?<br />
2. Rencana matang<br />
Saat meminta izin dan orang tua. Anda harus punya rencana yang matang: ke mana tujuannya. bagaimana mencapai tujuan itu. pergi dengan siapa. menginap di mana. berapa lama. dan nomor kontak yang bisa dihubungi jika Anda tak bisa dihubungi (misalnya saat telepon selular kehilangan sinyal).<br />
Kalau Anda tidak menjelaskan hendak pergi ke mana. dengan siapa. dan berapa lama. jangan harap orang tua akan memberi izin karena mereka akan tambah khawatir.<br />
3. Persiapan matang<br />
Bekali din Anda dengan pengetahuan yang komprehensif sehingga jika orang tua bertanya tentang berbagai hal tentang rencana perjalanan tersebut. Anda bisa menjawab dengan lancar dan meyakinkan. Meminta izin orang tua tak ubahnya seperti menghadapi ujian. Anda harus siap dengan jawaban yang tepat. apa pun pertanyaannya.<br />
4. Mandiri<br />
Sebisa mungkin. jangan mengandalkan kucuran dana dan orang tua. Kalau mendapatkan izin saja sulit. apalagi izin plus dana Menabunglah dan uang saku. sehingga pada saat meminta izin. Anda bisa menunjukkan bahwa Anda tidak akan merepotkan onang tua. Tunjukkan bahwa semua hal sudah Anda persiapkan dengan baik.<br />
5. Bertanggung jawab<br />
Meminta izin sama dengan mengajukan proposal Anda harus bisa meyakinkan orang tua bahwa selain tahu mau ke mana dan bagaimana. Anda juga bentanggung jawab penuh atas perjalanan tersebut Maksudnya. Anda akan menaati peraturan, tata krama dan adat yang berlaku di tempat tujuan. Anda harus berjanji akan menjaga tingkah laku dan tidak akan berbuat sesuatu yang melanggar hukum<br />
6. Menggalang dukungan<br />
Jika Anda merasa akan sangat sulit mendapatkan izin orang tua. carilah bantuan. Umumnya orang tua akan lebih mudah menenima pendapat orang dewasa atau yang umurnya lebih tua dan kita Maka mintalah dukungan keluarga dekat yang didenganr — contohnya kakek. nenek, paman. bibi atau kakak. Minta bantuan mereka untuk meyakinkan orang tua. dan jangan lupa bawakan oleh-oleh sebagai tanda terima kasih.<br />
7. Memperkenalkan teman seperjalanan<br />
Perkenalkanlah teman yang akan jalan-jalan dengan Anda kepada orang tua. lngatkan teman Anda untuk berlaku santun dan ikut meyakinkan orang tua Anda Namun Anda hanus pandai membaca situasi dan kondisi. Bila orang tua Anda sangat anti rokok. jangan sampai teman Anda kelihatan mengantongi rokok atau merokok di depannya.<br />
8. Manfaat Jalan-jalan<br />
Bagi orang yang tidak menyukainya. berjalan-jalan adalah kegiatan tidak berguna yang hanya membuang-buang uang. waktu dan tenaga. Maka. tugas Andalah untuk menyampaikan dan meyakinkan orang tua apa manfaat jalan-jalan. Tegaskan bahwa semua yang Anda keluarkan untuk sebuah penjalanan sepadan dengan hasil yang didapatkan.</p>
<p>Baca juga blog Trinity http://naked-traveler.com/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tentangbali.com/blog/?feed=rss2&#038;p=5</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

